Chicago Manual of Style Edisi Ke-18: Cara Mengutip Sumber dengan Benar

Ditulis oleh Elena BrooksTerakhir diperbarui: 11 Agustus 202619 mnt baca

Jawaban Singkat
Chicago Manual of Style edisi ke-18 menyediakan dua sistem sitasi. Notes and Bibliography memakai nomor catatan kaki atau catatan akhir dan umumnya disertai bibliografi; sistem ini banyak digunakan dalam sejarah, sastra, dan seni. Author-Date memakai sitasi dalam teks seperti (Penulis Tahun, halaman) yang terhubung dengan daftar referensi; sistem ini lazim dalam ilmu sosial dan sains. Gunakan sistem yang diwajibkan dosen, program studi, kampus, penerbit, atau jurnal. Jangan mencampurkan keduanya tanpa alasan yang jelas dan disetujui.
Untuk membuat sitasi Chicago 18:
Pastikan tugas Anda meminta Notes and Bibliography atau Author-Date.
Kenali jenis sumber dan kumpulkan metadata dari sumber resmi.
Buat catatan kaki atau sitasi dalam teks sesuai sistem yang dipilih.
Buat entri bibliografi atau daftar referensi yang cocok.
Cocokkan nama, judul, tanggal, halaman, DOI, URL, dan isi klaim dengan sumber asli.
Acade dapat membantu Anda membuat draf sitasi Chicago, memahami alasan di balik aturannya, serta mengatur referensi bersama catatan riset dan klaim. Namun, Acade tidak dapat menjamin metadata yang diimpor selalu benar atau memastikan sumber benar-benar mendukung interpretasi Anda. Pemeriksaan manusia tetap wajib.
Pilih Sistem Chicago yang Sesuai
Jika tugas atau bidang Anda meminta… | Gunakan | Bentuk sitasi dalam naskah | Daftar di akhir naskah |
|---|---|---|---|
Catatan kaki/catatan akhir dan ruang untuk komentar sumber | Notes and Bibliography | Nomor superskrip | Bibliografi, biasanya |
Nama penulis dan tahun secara ringkas di dalam kurung | Author-Date | (Penulis Tahun, halaman) | Daftar referensi |
Turabian untuk makalah mahasiswa | Ikuti edisi Turabian dan pedoman kampus yang ditetapkan | Bergantung pada sistem yang dipilih | Bibliografi atau daftar referensi |
Tidak ada sistem yang disebutkan | Tanyakan kepada dosen, editor, atau pengelola jurnal | Jangan memilih hanya berdasarkan selera pribadi | Ikuti ketentuan yang telah dikonfirmasi |
Prinsip utamanya: pilih satu sistem Chicago sejak awal, lalu gunakan format sitasi, pencatatan sumber, dan bukti pendukung secara konsisten di seluruh naskah.
Riset lebih cerdas dengan Acade
Satu agen akademik untuk pencarian literatur, desain riset, penulisan, dan lainnya.
Mulai gratis →Perlu Membuat Sitasi Chicago 18 Sekarang?
Sebelum membuka generator sitasi, siapkan data berikut:
Nama penulis atau lembaga yang bertanggung jawab
Tanggal terbit atau tanggal pembaruan
Judul dan subjudul
Nama jurnal, buku, situs, penerbit, atau sumber induk
Volume, nomor, rentang halaman, atau rincian bab jika relevan
DOI, URL permanen, atau informasi arsip
Halaman atau lokasi persis yang mendukung pernyataan Anda

Kemudian berikan tugas yang terarah kepada Acade:
Format metadata sumber yang sudah saya verifikasi berikut ini sesuai Chicago Manual of Style edisi ke-18, sistem Notes and Bibliography. Berikan (1) catatan pertama yang lengkap, (2) catatan singkat untuk kutipan berikutnya, dan (3) entri bibliografi. Jangan mengarang data yang tidak tersedia. Daftarkan semua kolom yang masih harus saya periksa: [tempel metadata atau DOI].
Untuk sistem Author-Date, gunakan permintaan berikut:
Gunakan Chicago 18 Author-Date. Buat (1) sitasi dalam teks untuk halaman yang dimaksud dan (2) entri daftar referensi yang sesuai. Jangan menebak informasi yang belum tersedia.
Informasi produk resmi Acade mencakup pembuatan sitasi dan referensi otomatis dalam alur kerja akademik. Perlakukan hasilnya sebagai draf kerja, bukan otoritas final. Verifikasi format melalui Chicago-Style Citation Quick Guide dan Chicago Manual of Style edisi ke-18. Periksa juga cakupan fitur Acade terbaru di situs resminya.
Apa yang Dijelaskan Purdue OWL—dan Apa yang Belum Dicakupnya?
Halaman Purdue OWL dapat digunakan sebagai pengantar praktis untuk memahami gaya Chicago. Namun, judul dan isi halaman tersebut secara khusus mengacu pada edisi ke-17. Jika dosen, program studi, jurnal, penerbit, atau naskah penelitian yang sedang Anda kerjakan secara tegas mewajibkan edisi tersebut, gunakan panduan sitasi dan migrasi Chicago Manual of Style edisi ke-17.
Jika kampus, jurnal, atau penerbit meminta gaya Chicago versi terbaru, lanjutkan membaca panduan edisi ke-18 ini.
Susunannya meliputi:
Chicago diperkenalkan sebagai pedoman editorial dan penerbitan yang luas.
Notes and Bibliography dibedakan dari Author-Date.
Pembahasan lebih banyak berfokus pada Notes and Bibliography.
Halaman tersebut menjelaskan catatan, catatan singkat, bibliografi, nama penulis, judul, informasi penerbitan, dan tanda baca.
Tersedia tautan menuju contoh berdasarkan jenis sumber dan contoh makalah.
Struktur tersebut baik sebagai pengantar, tetapi belum memadai untuk halaman yang menjanjikan panduan Chicago 18 terkini. Dukungan praktisnya terbatas untuk memilih sistem, menerapkan perubahan edisi ke-18, memeriksa metadata impor, dan mengelola sitasi sepanjang proyek riset. Karena itu, ringkasan Purdue OWL sebaiknya dipakai sebagai bahan ajar sekunder, bukan rujukan utama untuk aturan Chicago 18 yang berubah.
Apa yang Berubah dalam Sitasi Chicago Edisi Ke-18?
Tidak semua aturan berubah. Chicago tetap memiliki dua sistem: Notes and Bibliography menggunakan catatan bernomor, sedangkan Author-Date menggunakan sitasi dalam kurung yang terhubung ke daftar referensi. Perubahan berikut paling relevan bagi mahasiswa dan peneliti serta tercantum dalam panduan resmi “What’s New” Chicago 18.
Ketentuan jumlah penulis diperbarui
Dalam bibliografi atau daftar referensi, Chicago 18 mencantumkan hingga enam penulis. Jika penulis lebih dari enam, tuliskan tiga nama pertama lalu “et al.” Dalam catatan atau sitasi Author-Date di dalam teks, tuliskan hingga dua penulis; jika lebih dari dua, gunakan nama penulis pertama diikuti “et al.”
Jangan mengubah seluruh perpustakaan referensi dengan fitur cari-dan-ganti tanpa pemeriksaan. Pastikan dahulu bentuk nama dan urutan penulis sebagaimana tercantum dalam publikasi asli.
Nama penulis yang berulang tetap ditulis lengkap
Untuk beberapa entri berurutan oleh penulis yang sama, Chicago kini memilih menuliskan kembali nama penulis, bukan menggantinya dengan garis panjang 3-em. Cara ini lebih mudah diakses dan mengurangi ambiguitas dalam dokumen digital.
Bentuk sitasi singkat diperjelas
Sebagai pengganti “ibid.,” Chicago mengakui tiga bentuk catatan singkat sesuai konteks: penulis–judul, hanya penulis, atau hanya judul. Pilihan yang paling aman umumnya nama penulis, judul yang dipendekkan, dan nomor lokasi. Bentuk yang lebih ringkas hanya tepat jika sumbernya tidak mungkin tertukar.
Bulan atau musim jurnal biasanya dapat dihilangkan
Bulan atau musim terbit pada sitasi artikel jurnal kini biasanya boleh tidak dicantumkan. Namun, jangan menghapus unsur tanggal apabila dibutuhkan untuk mengenali jenis sumber lain, misalnya berita atau halaman web yang cepat berubah.
Kota penerbit tidak lagi diwajibkan untuk buku
Chicago 18 tidak lagi mewajibkan tempat atau kota penerbitan dalam sitasi buku. Nama penerbit tetap diperlukan. Templat lama sering masih menambahkan kota secara otomatis.
Rentang halaman bab dalam buku suntingan berubah
Rentang halaman lengkap sebuah bab dalam buku suntingan tidak lagi diwajibkan dalam bibliografi atau daftar referensi. Nomor halaman tertentu tetap digunakan ketika catatan atau sitasi dalam teks menunjuk bagian spesifik. Rentang halaman masih diperlukan untuk sebagian besar artikel jurnal.
Nama dengan urutan Timur umumnya tidak dibalik
Nama yang mengikuti urutan Timur—nama keluarga lebih dahulu—umumnya tidak dibalik dalam bibliografi atau daftar referensi. Jangan menganggap setiap nama mengikuti pola nama depan dan nama keluarga ala Barat. Hal ini penting ketika mengutip penulis dari Indonesia dan negara Asia lainnya.
Panduan sumber digital dan sumber khusus diperluas
Edisi ke-18 menambah atau memperluas panduan untuk preprint, artikel ahead-of-print, arsip web, konten buatan AI, sumber masyarakat adat, basis data, dan dataset. Setiap kategori memerlukan penilaian berdasarkan jenis sumber; satu templat situs web tidak selalu sesuai.
Penggunaan dan pengungkapan AI mendapat perhatian lebih
Daftar perubahan resmi menambahkan pedoman tentang konten buatan AI serta tanggung jawab penulis untuk menjelaskan apakah dan sejauh mana AI digunakan. Sitasi dan pengungkapan bukan hal yang sama: mengutip keluaran AI belum tentu memenuhi aturan pengungkapan kampus atau jurnal, sedangkan mengungkap penggunaan AI tidak membuat keluarannya otomatis valid.
Cara Kerja Notes and Bibliography
Notes and Bibliography banyak digunakan dalam ilmu humaniora karena catatan dapat menunjukkan sumber sekaligus memuat penjelasan singkat bila diperlukan. Kutipan langsung, parafrasa, ringkasan, data, gambar, atau gagasan pihak lain yang memerlukan atribusi harus terhubung dengan catatan.
Tempatkan nomor catatan dengan benar
Letakkan nomor superskrip setelah kalimat atau klausa yang memakai materi sumber, biasanya setelah tanda baca. Nomor tersebut mengarah ke catatan kaki di bawah halaman atau catatan akhir pada akhir bab/dokumen.
Gunakan fungsi footnote atau endnote di aplikasi pengolah kata. Jangan mengetik nomor secara manual karena penomoran otomatis akan menyesuaikan ketika paragraf dipindahkan.
Buat catatan pertama yang lengkap
Catatan pertama umumnya memuat nama penulis dalam urutan normal, judul, informasi penerbitan, dan halaman atau lokasi yang digunakan. Unsur tepatnya berbeda menurut jenis sumber.
Pola ilustratif untuk buku:
1. Nama Depan Nama Belakang, Judul Buku (Penerbit, Tahun), halaman.
Pola ini bukan pengganti contoh resmi Chicago 18 untuk jenis sumber tertentu.
Buat catatan singkat untuk kutipan berikutnya
Jika sumber yang sama dikutip kembali, gunakan bentuk singkat yang masih dapat mengenali sumber dengan jelas.
Pola ilustratif:
2. Nama Belakang, Judul Singkat, halaman.
Chicago menerima bentuk singkat dan tidak mewajibkan “ibid.” Bentuk hanya-penulis atau hanya-judul dapat dipakai jika konteksnya benar-benar jelas, tetapi penulis–judul lebih aman dalam tulisan dengan banyak sumber.
Susun entri bibliografi
Untuk nama berurutan Barat, entri bibliografi biasanya membalik nama penulis pertama dan menyusun sumber menurut abjad. Unsur utama umumnya dipisahkan dengan titik. Judul buku dan jurnal dicetak miring; judul artikel dan bab ditempatkan dalam tanda kutip.
Pola ilustratif untuk buku:
Nama Belakang, Nama Depan. Judul Buku. Penerbit, Tahun.
Entri bibliografi bukan salinan langsung catatan kaki. Urutan nama dan tanda bacanya berbeda.
Apakah bibliografi selalu wajib?
Notes and Bibliography biasanya disertai bibliografi, tetapi Chicago dapat mengizinkan catatan tanpa bibliografi jika informasi dalam catatan sudah memadai. Tugas kuliah, skripsi, tesis, disertasi, pedoman program studi, dan penerbit dapat menetapkan aturan yang lebih ketat. Ikuti ketentuan yang diberikan kepada Anda.
Cara Kerja Author-Date
Author-Date menempatkan sitasi ringkas langsung di dalam teks dan menghubungkannya dengan entri daftar referensi. Sistem ini menonjolkan penulis dan tahun terbit, sehingga berguna dalam bidang yang memperhatikan kemutakhiran bukti.
Buat sitasi dalam teks
Pola umum:
(Penulis Tahun, halaman)
Chicago Author-Date biasanya tidak memakai koma antara penulis dan tahun, tetapi memakai koma sebelum nomor halaman.
Kalimat ilustratif:
Prosedur evaluasi sumber yang jelas dapat memperkuat penggunaan bukti dalam tulisan mahasiswa (Rivera 2024, 57).
Nama penulis dan informasi terbit di atas hanya ilustrasi, bukan sumber nyata.
Masukkan nama penulis ke dalam kalimat jika lebih alami
Jika nama penulis sudah menjadi bagian kalimat, tempatkan tahun dan halaman di dalam kurung.
Rivera (2024, 57) menjelaskan evaluasi sumber sebagai tahap yang terpisah dari pemformatan sitasi.
Susun entri daftar referensi
Dalam Author-Date, tahun terbit ditempatkan dekat nama penulis. Posisi ini membedakannya dari Notes and Bibliography.
Pola ilustratif untuk buku:
Nama Belakang, Nama Depan. Tahun. Judul Buku. Penerbit.
Jangan memberi judul “Bibliografi” jika kampus atau jurnal meminta “Daftar Referensi.” Ikuti pedoman lokal yang berlaku.
Chicago 18 untuk Jenis Sumber yang Sering Digunakan
Panduan berikut menjelaskan informasi yang perlu dikumpulkan. Ini bukan pengganti seluruh contoh resmi untuk setiap jenis sumber.
Artikel jurnal
Catat penulis sesuai urutan publikasi, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, tahun, rentang halaman atau nomor artikel, dan DOI. Sebagian besar artikel jurnal tetap memerlukan rentang halaman dalam bibliografi atau daftar referensi. Periksa apakah Anda mengutip versi final, ahead-of-print, atau preprint.
Buku
Catat penulis atau editor, judul dan subjudul, edisi, penerbit, tahun, serta pengenal permanen jika ada. Chicago 18 tidak mewajibkan kota penerbit. Hindari templat lama yang menambahkannya secara otomatis.
Bab dalam buku suntingan
Bedakan penulis bab dari editor buku. Catat judul bab, judul buku, editor, penerbit, dan tahun. Chicago 18 tidak lagi mewajibkan rentang halaman lengkap bab dalam bibliografi atau daftar referensi, tetapi halaman spesifik tetap penting saat mengutip suatu bagian.
Halaman web
Temukan penulis atau organisasi yang benar-benar bertanggung jawab, judul halaman, nama situs, tanggal terbit atau revisi, dan URL stabil. Tahun hak cipta untuk seluruh situs belum tentu merupakan tanggal halaman. Tambahkan tanggal akses jika diwajibkan untuk konten tanpa tanggal yang dapat dipercaya atau yang mudah berubah.
Berita
Catat penulis, judul berita, nama media, tanggal terbit lengkap, serta URL atau informasi basis data. Artikel berita tetap bukan artikel jurnal ilmiah walaupun ditemukan melalui basis data daring.
Laporan
Kenali individu atau organisasi yang bertanggung jawab, judul, nomor laporan bila ada, penerbit, tahun, dan DOI atau URL. Periksa halaman judul laporan, bukan hanya halaman unduh.
Skripsi, tesis, atau disertasi
Catat penulis, judul, jenis gelar, institusi, tahun, basis data atau repositori, serta pengenal atau URL. Pastikan apakah yang dikutip merupakan catatan basis data terbit, salinan repositori kampus, atau manuskrip yang tidak diterbitkan.
Dataset
Catat pembuat, judul, versi, repositori atau penerbit, tanggal, DOI, serta rincian subset atau akses yang dibutuhkan untuk mereproduksi penggunaan data. Sitasi dataset tidak menggantikan penjelasan metode tentang cara memilih dan menganalisis data.
Konten yang dihasilkan AI
Chicago 18 menambahkan panduan untuk konten buatan AI, tetapi perlakuannya bergantung pada apakah keluaran dapat diakses kembali, perannya dalam penelitian, serta kebijakan kampus atau penerbit. Jangan mencantumkan sistem AI sebagai penulis manusia. Simpan prompt atau transkrip jika dibutuhkan untuk kebijakan dan reproduktibilitas, lindungi data rahasia, dan ungkapkan bantuan AI secara terpisah bila diwajibkan.
Alur Kerja Sitasi Chicago dalam Tujuh Langkah
Langkah 1: Pastikan sistem yang diwajibkan
Periksa lembar tugas, pedoman penulisan program studi, templat skripsi/tesis, panduan jurnal, atau style sheet editor. Perintah “gunakan Chicago” belum lengkap jika sistemnya tidak disebutkan.
Kriteria selesai: Anda dapat menyatakan “Chicago 18 Notes and Bibliography” atau “Chicago 18 Author-Date.”
Langkah 2: Buka rekaman sumber yang berwenang
Gunakan halaman penerbit, rekaman DOI, halaman judul buku, katalog perpustakaan, repositori, atau laporan resmi. Cuplikan mesin pencari dan ringkasan AI dapat menghilangkan atau mengubah metadata.
Kesalahan umum: mengutip halaman awal basis data, bukan karya aslinya.
Langkah 3: Rekam metadata secara lengkap
Pertahankan urutan dan bentuk nama penulis. Catat versi publikasi, tanggal, judul, sumber induk, penerbit, halaman, DOI, URL, serta informasi akses yang diperlukan.
Kriteria selesai: kolom yang belum tersedia ditandai sebagai belum terverifikasi, bukan ditebak.
Langkah 4: Tentukan klaim dan lokasi buktinya
Pastikan apakah Anda mengutip langsung, memparafrasakan, merangkum, atau merujuk keseluruhan karya. Catat halaman, bagian, timestamp, gambar, tabel, paragraf, atau penanda lain agar pembaca dapat memeriksa bukti.
Langkah 5: Buat draf sitasi
Berikan metadata terverifikasi dan sistem pilihan kepada Acade. Minta hanya bentuk yang dibutuhkan serta instruksikan agar kolom yang hilang diberi peringatan.
Prompt Notes and Bibliography:
Gunakan Chicago Manual of Style edisi ke-18, sistem Notes and Bibliography. Buat catatan pertama lengkap, catatan singkat, dan entri bibliografi. Pertahankan urutan penulis dan jangan mengarang informasi yang tidak tersedia.
Prompt Author-Date:
Gunakan Chicago Manual of Style edisi ke-18, sistem Author-Date. Buat sitasi dalam teks untuk halaman [x] dan entri daftar referensi yang sesuai. Tandai semua kolom yang masih meragukan.
Langkah 6: Bandingkan dengan contoh resmi Chicago 18
Periksa urutan nama, jumlah penulis yang ditampilkan, tanda baca, format judul, posisi tahun, rentang halaman, DOI atau URL, serta perbedaan antara catatan dan bibliografi. Jangan memvalidasi keluaran Chicago 18 hanya dengan halaman edisi ke-17.
Langkah 7: Audit seluruh naskah
Pastikan setiap catatan atau sitasi dalam teks mengarah ke sumber yang dimaksud, setiap entri akhir cocok dengan sitasinya, dan setiap sumber mendukung klaim. Cari kemungkinan tercampurnya kedua sistem secara tidak sengaja.
Membuat Sitasi, Memahami Aturan, dan Mengelola Referensi dengan Acade
Acade mendukung sitasi Chicago sebagai bagian dari alur kerja penelitian yang lebih luas. Manfaatnya tidak berhenti pada tanda baca: pengguna dapat menghubungkan sumber, catatan, klaim, kerangka tulisan, dan draf referensi dari tahap penelusuran literatur hingga penulisan.
Buat sitasi dengan cepat
Masukkan jenis sumber, sistem Chicago yang dipilih, dan metadata yang sudah diperiksa. Mintalah catatan pertama, catatan singkat, dan entri bibliografi; atau sitasi Author-Date beserta entri daftar referensinya.
Pahami aturannya, jangan sekadar menyalin
Ajukan pertanyaan lanjutan:
Jelaskan mengapa urutan nama penulis berbeda antara catatan dan bibliografi, mengapa judul ini dicetak miring atau diberi tanda kutip, di mana tahun ditempatkan, dan perubahan Chicago 18 mana yang berlaku untuk entri ini.
Penjelasan tersebut membantu memahami pola. Untuk tugas yang dinilai, skripsi/tesis, riset klinis atau kebijakan, dan naskah publikasi, tetap bandingkan dengan panduan resmi Chicago.
Kelola referensi berdasarkan bukti
Minta Acade membuat tabel kontrol riset:
ID sumber | Sistem sitasi | Metadata terverifikasi | Klaim yang didukung | Lokasi bukti | Draf sitasi | Status verifikasi |
|---|
Tabel ini membantu mencegah tiga masalah: sumber tercantum tetapi tidak pernah digunakan, catatan kaki tidak memiliki rekaman terverifikasi, dan sitasi ditempelkan pada klaim yang tidak didukung sumber.
Acade dapat membantu mengatur proses tersebut. Namun, jangan menganggapnya menggantikan seluruh fungsi Zotero, Mendeley, EndNote, atau pengelola referensi khusus lain sebelum kebutuhan itu diuji pada produk yang aktif. Aplikasi khusus dapat menyediakan penangkapan metadata lewat browser, penghapusan duplikat, penyimpanan lampiran, pustaka bersama, dan plugin pengolah kata.
Susun kerangka tulisan berbasis sumber
Setelah sumber diverifikasi, gunakan instruksi:
Gunakan hanya rekaman terverifikasi dalam tabel ini. Petakan setiap sumber ke klaim yang dapat didukung, tandai bagian yang belum memiliki bukti, dan format draf sitasi dalam Chicago 18 Notes and Bibliography. Jangan membuat sumber baru.
Dengan cara ini, sitasi tetap terhubung dengan bukti dan argumen, bukan sekadar pelengkap daftar pustaka pada tahap akhir.
Contoh Lengkap: Memilih Sistem Chicago yang Tepat
Contoh berikut bersifat ilustratif dan tidak mengarang publikasi nyata.
Skenario: mahasiswa magister sedang menulis makalah sejarah yang mewajibkan catatan kaki Chicago 18 dan bibliografi.
Rekaman sumber yang tersedia:
Penulis:
[salin dari halaman judul atau rekaman penerbit]
Judul:
[periksa judul dan subjudul]
Penerbit:
[periksa]
Tahun:
[periksa]
Halaman yang dikutip:
[cocokkan dengan buku]
Rekaman stabil:
[katalog perpustakaan, penerbit, DOI, atau pengenal lain]
Tugas untuk Acade:
Program studi saya mewajibkan Chicago 18 Notes and Bibliography. Berdasarkan kolom yang telah diverifikasi ini, buat catatan kaki pertama yang lengkap, catatan singkat untuk kutipan berikutnya, dan entri bibliografi. Jangan menambahkan kota penerbit. Jelaskan urutan nama penulis, format judul, tanda baca, dan lokasi bukti. Tandai data yang belum ada, jangan menebaknya.
Keluaran antara yang diharapkan:
Konfirmasi sistem yang dipilih
Catatan pertama lengkap
Catatan singkat
Entri bibliografi
Peringatan data yang belum tersedia
Penjelasan aturan
Daftar pemeriksaan
Pemeriksaan oleh pengguna:
Cocokkan nama penulis dan judul dengan halaman judul buku.
Pastikan penerbit dan tahun benar.
Buka halaman yang dikutip dan periksa kutipan atau parafrasanya.
Pastikan kota penerbit tidak terbawa dari templat lama.
Bandingkan hasil dengan contoh buku Chicago 18.
Uji penomoran catatan dan format bibliografi dalam dokumen final.
Tugas baru selesai ketika sitasi mengarah ke karya yang benar, nomor halaman mencapai bukti pendukung, dan seluruh naskah konsisten memakai Notes and Bibliography.
Kesalahan Sitasi Chicago 18 yang Sering Terjadi
Kesalahan | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
Notes and Bibliography tercampur dengan Author-Date | “Chicago” dianggap hanya satu format | Tetapkan satu sistem sebelum menulis |
Templat edisi ke-17 dianggap masih mutakhir | Panduan kampus lama masih muncul tinggi di pencarian | Periksa aturan yang berubah melalui Chicago 18 |
Jumlah penulis terlalu banyak atau terlalu sedikit | Perangkat lunak memakai ambang edisi lama | Terapkan aturan jumlah penulis Chicago 18 |
Kota penerbit masih muncul | Templat lama menambahkannya | Hapus sesuai Chicago 18 kecuali aturan lokal meminta lain |
Nama penulis berulang diganti garis 3-em | Data pustaka mengikuti konvensi lama | Tulis kembali nama penulis |
Entri bibliografi disalin langsung dari catatan | Tanda baca keduanya berbeda | Buat dan periksa masing-masing bentuk |
“Ibid.” digunakan berulang kali | Menyalin contoh lama | Gunakan catatan singkat yang jelas |
DOI atau halaman ditebak | Metadata tidak lengkap | Kembali ke rekaman sumber resmi |
Format benar, tetapi sumber tidak mendukung klaim | Audit hanya memeriksa tanda baca | Baca sumber dan perbaiki klaim |
Daftar Periksa Pengelolaan Referensi Chicago 18
[ ] Sistem Chicago yang diwajibkan sudah dikonfirmasi.
[ ] Notes and Bibliography tidak tercampur dengan Author-Date.
[ ] Semua kutipan, parafrasa, ringkasan, dataset, gambar, dan gagasan yang dipinjam telah diberi atribusi bila diperlukan.
[ ] Nama dan urutan penulis sama dengan sumber asli.
[ ] Aturan jumlah penulis Chicago 18 sudah diterapkan.
[ ] Catatan lengkap dan catatan singkat mengarah ke sumber yang benar.
[ ] Sitasi dalam teks cocok dengan entri daftar referensi.
[ ] Catatan cocok dengan bibliografi jika bibliografi diwajibkan.
[ ] Sitasi buku tidak otomatis memuat kota penerbit.
[ ] Artikel jurnal tetap memuat rentang halaman yang dibutuhkan.
[ ] Rentang halaman bab diperlakukan sesuai Chicago 18.
[ ] DOI dan URL stabil membuka sumber yang dimaksud.
[ ] Setiap lokasi kutipan benar-benar mengarah ke bukti.
[ ] Metadata dan sitasi yang dibuat AI sudah diperiksa manual.
[ ] Aturan mata kuliah, kampus, rumah sakit, pemberi dana, dan penerbit juga dipatuhi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa dua sistem sitasi Chicago?
Chicago memakai Notes and Bibliography yang berbasis catatan kaki atau catatan akhir bernomor, serta Author-Date yang berbasis nama penulis dan tahun di dalam kurung. Keduanya terhubung ke informasi sumber yang lebih lengkap, tetapi penempatan dan tanda bacanya berbeda.
Apakah Chicago 18 merupakan edisi terbaru?
Ya. Situs resmi Chicago saat ini menampilkan edisi ke-18 beserta daftar perubahannya. Halaman yang berlabel “17th edition,” termasuk ringkasan Purdue OWL, tidak boleh menjadi rujukan final untuk aturan yang telah berubah.
Haruskah saya memakai catatan kaki atau Author-Date?
Ikuti sistem yang diwajibkan dosen, program studi, jurnal, atau penerbit. Notes and Bibliography umum dalam humaniora, sedangkan Author-Date umum dalam sains dan ilmu sosial. Ketentuan institusi tetap lebih utama.
Apa perbedaan catatan kaki dan entri bibliografi?
Catatan kaki menghubungkan pernyataan tertentu dengan sumber dan biasanya memuat halaman spesifik. Entri bibliografi mengenali karya dalam daftar alfabetis di akhir naskah. Urutan nama dan tanda bacanya tidak sama.
Apakah Chicago 18 masih mewajibkan kota penerbit untuk buku?
Tidak. Daftar perubahan resmi Chicago 18 menyatakan bahwa tempat penerbitan tidak lagi diwajibkan dalam sitasi buku.
Berapa banyak penulis yang dicantumkan dalam Chicago 18?
Dalam bibliografi atau daftar referensi, cantumkan hingga enam penulis. Jika lebih dari enam, tulis tiga nama pertama lalu “et al.” Dalam catatan dan sitasi Author-Date di dalam teks, cantumkan hingga dua penulis; jika lebih dari dua, tulis penulis pertama lalu “et al.”
Apakah generator sitasi Chicago dapat menghasilkan kesalahan?
Ya. Generator dapat memilih sistem yang salah, mengimpor metadata tidak lengkap, memakai aturan edisi ke-17, mengubah urutan penulis, atau menebak kolom yang hilang. Cocokkan hasilnya dengan sumber asli dan contoh resmi Chicago 18.
Apakah Acade dapat membuat sitasi Chicago 18?
Informasi produk Acade mencakup pembuatan sitasi dan referensi otomatis. Pengguna dapat memasukkan metadata terverifikasi, menentukan Chicago 18 serta sistemnya, lalu meminta catatan, sitasi dalam teks, bibliografi, atau entri daftar referensi. Hasilnya tetap perlu diperiksa.
Apakah Acade dapat mengelola referensi Chicago?
Acade dapat membantu mengatur metadata sumber, catatan, klaim, kerangka tulisan, dan draf sitasi dalam alur kerja riset. Jangan menganggapnya menggantikan semua fitur aplikasi pengelola referensi khusus sebelum alur tersebut diuji pada produk yang tersedia.
Bagaimana mengutip konten buatan AI dalam Chicago 18?
Chicago 18 menambahkan pedoman sitasi konten buatan AI dan tanggung jawab penulis untuk menjelaskan penggunaannya. Perlakuan bergantung pada keteraksesan kembali, konteks, serta kebijakan institusi atau penerbit. Jangan menyebut AI sebagai penulis manusia dan jangan mengunggah data riset rahasia atau data pasien tanpa izin.
Apakah Turabian sama dengan Chicago 18?
Turabian disesuaikan untuk karya ilmiah mahasiswa dan mengikuti dua sistem dokumentasi utama Chicago. Namun, edisi dan aturan khusus makalah mahasiswa dapat berbeda. Ikuti edisi Turabian atau templat institusi yang ditetapkan, bukan menganggap seluruh aturan penerbitan Chicago 18 berlaku tanpa perubahan.
Kesimpulan
Sitasi Chicago 18 dimulai dari keputusan sistem, bukan dari tanda baca: pilih Notes and Bibliography atau Author-Date. Setelah itu, hubungkan setiap klaim yang menggunakan sumber dengan metadata terverifikasi, bentuk sitasi yang benar, penanda lokasi yang tepat, serta bibliografi atau daftar referensi yang konsisten.
Acade dapat membantu mahasiswa, dosen, peneliti, dan tenaga profesional menyusun draf sitasi, memahami aturan, dan mengelola referensi bersama bukti serta proses penulisan. Tanggung jawab untuk memeriksa sumber, menafsirkan bukti, menjaga orisinalitas dan kerahasiaan, mengungkap penggunaan AI, serta menyerahkan naskah final tetap berada pada manusia.
Berikan Tugas Sitasi Chicago Berikutnya kepada Acade
Sampaikan sistem Chicago 18 yang diwajibkan institusi Anda, jenis sumber yang digunakan, bagaimana sumber tersebut dipakai, dan data mana yang masih meragukan. Minta Acade membuat bentuk sitasi yang diperlukan, menjelaskan aturannya, serta mengembalikan daftar pemeriksaan untuk setiap kolom.
Buat dan verifikasi sitasi Chicago 18 berikutnya bersama Acade →

Tentang penulis
Elena Brooks
Editor Konten Riset Akademik di Acade
Elena Brooks adalah Editor Konten Riset Akademik di Acade. Ia membuat konten praktis berbasis bukti tentang penelusuran literatur, desain penelitian, penulisan akademik, dan penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam karya ilmiah. Ia bekerja bersama tim produk Acade untuk mengevaluasi alur kerja penelitian, memverifikasi kemampuan produk, dan menerjemahkan proses akademik yang kompleks menjadi panduan yang jelas bagi mahasiswa dan peneliti.
Riset lebih cerdas dengan Acade
Satu agen akademik untuk pencarian literatur, desain riset, penulisan, dan lainnya.
Mulai gratis →Tidak diperlukan kartu kredit.
